ILMU KESEHATAN

Jumat, 29 September 2017

Jenis Penyakit Diare Apa Saja?

Penyakit diare dapat terjadi disebabkan oleh adanya infeksi mikroorganisme (bakteri, virus, dan parasit) berbahaya di dalam saluran pencernaan.
Namun, penyakit diare juga dapat terjadi dikarenakan oleh beberapa hal lainnya, seperti gangguan pencernaan (mal absorbsi), alergi, keracunan, gangguan sistem imun, dan lain-lain. Penderita penyakit diare umumnya ditandai dengan bertambahnya frekuensi buang air besar, yang disertai dengan perubahan bentuk konsistensi tinja yang dikeluarkan.
Jenis Penyakit Diare Apa Saja?
Pada dasarnya, ada beberapa jenis diare. Penyebab jenis diare satu dengan yang lainnya pun berbeda-beda. Berikut ini akan diuraikan beberapa jenis diare berdasarkan penyebabnya:
  1. Diare Sekretorik
Diare sekretorik terjadi saat usus kecil dan usus besar mengeluarkan senyawa garam (terutama natrium klorida) dan air ke dalam feses.
Sekresi garam dan air yang berlebihan ini dapat disebabkan oleh pelbagai faktor, seperti adanya senyawa toksin, minyak kastor, atau asam empedu di dalam usus. Selain itu, diare sekretorik juga dapat disebabkan oleh adanya tumor tertentu, misalnya karsinoid, gastrinoma, dan vipoma.
  1. Sindroma Malabsorbsi
Sindroma malabsorbsi merupakan gangguan penyerapan sari-sari makanan di dalam usus halus. Penderita gangguan ini biasanya tidak dapat mencerna makanan secara normal. Pada saat terjadi sindroma malabsorbsi secara menyeluruh, lemak dan karbohidrat tidak dapat diserap dengan baik.
Lemak yang tertinggal di dalam usus besar dapat mengakibatkan diare sekretorik, sedangkan karbohidrat yang tertinggal dalam usus besar dapat mengakibatkan diare osmotik.
Terjadinya sindroma malabsorbsi dapat dipicu oleh pelbagai faktor. Misalnya, sariawan nontropikal, insufisiensi pankreas, pengangkatan sebagian usus, berkurangnya aliran darah ke usus, penurunan produksi enzim tertentu di dalam usus halus, dan adanya penyakit pada hati.
  1. Diare Eksudatif
Diare eksudatif merupakan diare yang disebabkan oleh terjadinya peradangan atau terbentuknya borok pada usus besar. Peradangan atau borok ini dapat memicu pelepasan protein, darah, lendir, dan cairan lainnya yang dapat meningkatkan kandungan serat dalam feses dan membuat feses menjadi encer.
Diare eksudatif biasanya dipicu oleh jenis penyakit lain, seperti TBC, limfoma, kanker, penyakit Chorn, dan kolitis ulserativa.
  1. Diare Karena Perubahan Bagian Usus
Pada keadaan normal, feses biasanya memiliki kandungan air 60-90%. Untuk dapat mencapai keadaan tersebut, feses harus berada di dalam usus besar selama beberapa waktu tertentu. Apabila terlalu cepat atau terlalu lama di dalam usus besar maka feses menjadi tidak normal.
Jika terlalu cepat meninggalkan usus besar, feses menjadi sangat encer. Sebaliknya, feses akan menjadi sangat keras dan kering jika terlalu lama berada di dalam usus besar.
Perubahan bagian (pasase) usus mengakibatkan feses terlalu cepat meninggalkan usus besar, sehingga feses menjadi sangat encer. Beberapa hal yang dapat mempersingkat keberadaan feses di dalam usus besar antara lain hipertiroid, pengangkatan sebagian usus halus atau usus besar, pembedahan perut, pengobatan borok dengan memotong saraf vagus, dan konsumsi obat-obatan pencahar.
  1. Diare Osmotik
Diare osmotik adalah diare yang disebabkan oleh bahan-bahan osmotik, yaitu bahan-bahan makanan tertentu yang tidak dapat diangkut oleh darah dan tertinggal di dalam usus. Beberapa contoh bahan osmotik adalah heksitol, sorbitol, dan manitol.
Penyebab lain diare osmotik adalah kekurangan enzim laktase. Enzim laktase adalah enzim yang diproduksi di dalam usus halus. Enzim ini berfungsi mengubah laktosa (gula usus) menjadi glukosa dan galaktosa, sehingga dapat diserap oleh darah.
Apabila orang yang kekurangan enzim laktase mengonsumsi susu atau produk olahan susu maka laktosa akan menumpuk di dalam usus halus sehingga mengakibatkan terjadinya diare osmotik.
Berat ringannya diare yang dialami oleh penderita diare osmotik dipengaruhi oleh jumlah bahan osmotik yang dikonsumsi dan masuk ke usus. Pada umumnya, diare osmotik akan berhenti saat penderita berhenti mengonsumsi makanan yang mengandung bahan-bahan osmotik.

Beberapa cara penggulangan diare antara lain:
- Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur, dan jangan makan atau minum terlalu cepat.
- Cairan intravenous. Kadangkala, terutama pada anak-anak, dehidrasi dapat mengancam jiwa dan cairan intravenous mungkin dibutuhkan.
- Terapi rehidrasi oral. Meminum solusi gula/garam, yang dapat diserap oleh tubuh.
- Menjaga kebersihan dan isolasi. Kebersihan tubuh merupakan faktor utama dalam membatasi penyebaran penyakit.
- Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya dan dalam beberapa kasus yang langka dapat berakibat fatal (keracunan air).

Penanganan Penyakit Diare

Penyakit diare adalah salah satu penyakit yang mematikan. Sebagaimana yang dilansir wikipedia, dalam negara berkembang penyakit diare merupakan penyebab kematian balita secara umum, dan juga membunuh lebih dari 1,5 juta orang pertahun.
Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar secara terus menerus dan tinja yang masih memiliki kandungan air berlebihan.

Penyebab Penyakit Diare
Penyakit diare disebabkan oleh:
- Pemanis buatan yang terdapat dalam makanan.
- Alergi terhadap makanan atau obat tertentu.
- Karena infeksi parasit, bakteri atau virus. Bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain juga bisa menyebabkan diare.
Bakteri dan virus yang masuk ke dalam usus lewat salah satu caranya adalah makanan yang kita makan, bisa mengganggu dalam proses pencernaan makananan.
Usus tidak bisa menyerap dengan sempurna di usus halus, makanan yang tidak sempurna dicerna tersebut akan langsung masuk ke usus besar, ini menyebabkan usus besar mengeluarkan banyak cairan dan juga elektrolit. Dan hal inilah yang kemudian menjadi penyakit diare.
Pada tubuh penderita diare yang banyak mengeluarkan cairan dan elektrolit secara berlebihan, bisa membahayakan penderita karena dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh.
Pada bayi yang tidak menyusu ASI, kemungkinan terserang diare terjadi karena kekurangan gizi dan tidak tahan terhadap laktosa.
Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar secara terus menerus dan tinja yang masih memiliki kandungan air berlebihan.
Laktosa yang terkandung di dalam susu sapi bisa menjadi penyebab diare pada bayi, karena sebagian besar bayi hanya sedikit mempunyai enzim laktose, yaitu enzim yang berfungsi untuk mencerna laktosa yang terdapat di dalam susu sapi. Sedangkan pada bayi yang mendapatkan susu ASI, akan terpenuhi kecukupan enzim laktose.
Waspadai gejala diare, dengan mengetahui sejak awal kita bisa memberikan penanganan dini untuk diare pada bayi.

Gejala Penyakit Diare
Gejala dari penyakit diare adalah:
- Muntah.
- Badan lemah dan lesu.
- Terdapat lendir bahkan darah pada kotoran.
- Panas.
- Tidak nafsu makan.
Penanganan Penyakit Diare
Berikut ini adalah penanganan yang dapat dilakukan untuk penyakit diare:
  1. Bawa segera ke dokter
Bila keadaan tidak berangsur pulih dalam tiga hari meski telah diberikan oralit, lekaslah bawa ke dokter. Jangan tunggu penderita diare kehilangan cairan tubuh yang lebih banyak.
  1. Minum suplemen Zinc
Zinc juga berperan dalam mengatasi diare pada bayi dan anak-anak. Konsumsi zinc pada pasien diare dapat menurunkan jumlah ekskresi feses sampai 31%. Tidak hanya itu, frekuensi BAB juga berkurang sampai 40% dengan pemberian suplemen zinc.
Efektifitas zinc dalam mengatasi diare tidak dipengaruhi oleh umur pasien serta jenis zinc yang diberikan (tipe garam zinc: zinc sulfat, zinc acetate, atau zinc gluconate). Pemberian larutan oralit dan pemberian sirup zinc secara terpisah telah terbukti lebih baik dalam mengatasi diare dibandingkan dengan pemberian larutan oralit saja.
  1. Hindari makanan pokok yang padat dan berpenyedap rasa
Jangan paksakan penderita diare mengonsumsi nasi dengan lauk pauk seperti dalam keadaan sehat. Alangkah baiknya jika penderita diberi nasi dan lauk pauk yang ditim. Anda bisa mencampur bubur nasi dengan potongan wortel dan suwiran ayam. Ingat, hindari penggunaan penyedap rasa! Bila ingin menciptakan rasa gurih, cukup tambahkan garam secukupnya pada makanan si penderita diare.
  1. Memberikan oralit
Untuk mencegah dehidrasi segera berikan oralit pada penderita. Oralit kini sangat mudah didapatkan di toko-toko obat. Berikan pada penderita diare sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan. Sementara untuk menghentikan diare, minum obat yang mengandung karbo adsorben (Norit), Kaolin, Attapulgit.
  1. Berikan jambu biji atau salak
Konsumsi buah tetap penting dalam keadaan sakit. Untuk penderita diare usahakan tidak mengonsumsi papaya dan jeruk. Lebih baik bila diberikan jambu klutuk atau bisa pula buah salak untuk membantu memadatkan fesesnya yang encer. Anda juga bisa meminumkan sari daun jambu biji sebagai obat diare.
Caranya, ambil 20 lembar daun jambu biji, cuci bersih , lalu rebus menggunakan takaran lima gelas air berukuran sedang. Biarkan hingga mendidih dan menyisakan tiga gelas saja. Saring air rebusan dan minumkan pada si penderita diare dalam keadaan hangat-hangat kuku.
  1. Hindari susu
Tidak dianjurkan memberikan susu (khususnya susu formula) pada saat seseorang terkena diare (kecuali ASI). Dikhawatirkan kandungan laktosa susu akan memperparah kondisi diare si penderita.
  1. Berikan minum air putih lebih sering
Agar tidak terjadi dehidrasi, berikan minum lebih sering dari biasanya. Tak perlu banyak untuk sekali minum karena akan menimbulkan rasa eneg. Sebaiknya minum sedikit demi sedikit air putih dalam jumlah kecil namun dengan intensitas yang lebih sering.

Penyakit Diare Gejalanya Apa Saja?

Pengertian diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair (mencret) sebanyak 3 kali atau lebih dalam satu hari (24 jam). Ingat, dua kriteria penting harus ada yaitu BAB cair dan sering, jadi misalnya buang air besar sehari tiga kali tapi tidak cair, maka tidak bisa disebut diare.
Begitu juga apabila buang air besar dengan tinja cair tapi tidak sampai tiga kali dalam sehari, maka itu bukan penyakit diare. Penyakit Diare merupakan masalah global yang menjadi penyebab kematian pada anak nomor dua setelah pneumonia.
Penyakit Diare Gejalanya Apa Saja?
Berdasarkan data, hampir sembilan juta anak usia di bawah lima tahun meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Kebanyakan orang yang meninggal akibat diare disebabkan oleh dehidrasi berat dan kehilangan cairan. Anak-anak yang kekurangan gizi atau memiliki gangguan kekebalan serta orang-orang dengan HIV adalah yang paling berisiko terhadap komplikasi kematian.

Gejala Penyakit Diare
Pada prinsipnya diare terjadi akibat gangguan sistem percernaan. Gangguan tersebut dapat berupa gangguan penyerapan, gangguan pengeluaran enzim usus, ataupun gangguan gerakan usus yang disebabkan oleh bakteri ataupun nonbakteri.
Sehingga mengakibatkan perubahan jumlah ataupun konsentrasi sisa makanan yang akan dibuang. Dengan demikian, gejala yang akan ditemui sebagian besar adalah gejala dari sistem pencernaan.
Gejala diare meliputi:
  • Peningkatan frekuensi buang air besar
  • Peningkatan jumlah tinja per buang air besar
  • Mual, muntah
  • Pengenceran konsistensi tinja
  • Bila penyebabnya adalah infeksi dapat disertai demam
  • Rasa melilit di perut
  • Kembung, sering buang gas dan bersendawa
  • Pada bayi dapat dijumpai kemerahan pada kulit sekitar bokong
  • Bila terjadi dehidrasi penderita akan lemas, ujung jari teraba dingin, hingga penurunan kesadaran.
Pengobatan Penyakit Diare
Jika parah, diare bisa berujung kepada dehidrasi. Dehidrasi memiliki konsekuensi yang fatal dan berpotensi merenggut nyawa penderita, terutama jika terjadi pada anak-anak. Hal ini karena ketahanan tubuh anak-anak terhadap dehidrasi jauh lebih rendah dibandingkan orang dewasa.
Maka dari itu, orang tua disarankan untuk mewaspadai tanda-tanda dehidrasi pada anak. Penderita juga disarankan untuk meminum banyak cairan selama diare masih berlangsung.
Oralit bisa diminum untuk menghindari dehidrasi, tetapi konsultasikan pemakaiannya terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker, terutama jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti penyakit jantung.
Obat antidiare biasanya tidak terlalu dibutuhkan, kecuali bagi mereka yang memiliki aktivitas padat atau yang ingin bepergian jarak jauh. Salah satu obat antidiare yang efektif dan cepat dalam menghentikan diare adalah loperamide. Meski begitu, loperamide tidak boleh diberikan kepada anak-anak.
Sebagian besar penderita diare sembuh setelah beberapa hari tanpa melakukan pengobatan. Pada orang-orang dewasa, diare biasanya sembuh setelah 2-4 hari. Sedangkan pada anak-anak, diare biasanya berlangsung lebih lama, yaitu antara 5-7 hari.
Jika anak Anda mengalami diare yang parah, berkelanjutan, atau jika dia mulai menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, segera periksakan anak Anda ke dokter. Diare sebanyak enam kali atau lebih dalam jangka waktu 24 jam pada anak juga sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter.
Begitu juga dengan diare yang membuat kondisi tubuh Anda menurun drastis harus dikonsultasikan kepada dokter, terlebih jika ada darah atau nanah pada tinja Anda. Pemeriksaan tinja di laboratorium mungkin diperlukan sebagai bagian dari penelitian lebih jauh.
Diare yang berlangsung lebih dari beberapa minggu pada orang dewasa bisa diakibatkan oleh sindrom iritasi usus, kanker usus, atau penyakit Crohn.

Fakta Penyakit Diare

Seperti telah kita ketahui bersama orang normalnya buang air besar sebanyak satu atau dua kali sehari, sedangkan pada penyakit diare ini, buang air besar lebih sering yaitu lebih dari tiga kali sehari. Namun pada anak bayi frekuensi BAB normal bisa lebih sering dari dewasa, maka jangan langsung mengira bayi diare walaupun buang air besarnya lebih dari tiga kali.
Pengertian atau Definisi Diare adalah buang air besar dengan tinja encer atau berair dengan frekuensi lebih sering dari biasanya (normalnya). Sehingga orang yang mengalami diare akan lebih sering ke toilet untuk buang air besar dengan volume feses yang lebih banyak dari biasanya. Diare dikenal juga dengan istilah mencet.
Fakta Penyakit Diare
Penyakit Diare biasanya berlangsung beberapa hari dan sering sembuh atau hilang tanpa pengobatan. Akan tetapi adapula penyakit diare yang berlangsung selama berminggu-minggu atau lebih.
Atas dasar itulah penyakit diare digolongkan menjadi diare akut dan kronis. Diare Akut adalah diare yang berlangsung kurang dari dua minggu. Sedangkan Diare Kronis adalah diare yang berlangsung lebih dari 2 minggu.
Diare sering dikaitkan dengan infeksi gastrointestinal (saluran cerna), yang dapat disebabkan oleh berbagai macam organisme seperti bakteri, virus dan parasit.
Mikrorganisme tersebut menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, atau bisa juga dari orang ke orang sebagai akibat dari kebersihan yang buruk, misalnya tidak cuci tangan sebelum memegang makanan atau makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu.
Fakta Penyakit Diare
  1. Diare bukanlah penyakit, tapi hanya gejala
Diare seringkali membuat tubuh kehilangan cairan yang dikaitkan dengan sejumlah komplikasi lain. Ketika seseorang diare maka akan mengalami peningkatan buang air besar dan sering disertai dengan gejala lain seperti muntah, demam, nyeri perut dan kehilangan nafsu makan.
  1. Terkadang diare terjadi tanpa infeksi
Secara umum diare memang banyak disebabkan oleh kuman, bakteri, virus dan parasit, tapi kadang seseorang bisa mengalami diare tanpa adanya infeksi. Misalnya disebabkan oleh obat-obatan tertentu, alergi makanan, penyakit kronis, zat adiktif makanan, pola makan yang salah serta stres.
  1. Penyebaran diare bisa dikurangi jika rutin mencuci tangan
Sebagian besar kasus diare disebabkan oleh infeksi yang sebenarnya bisa dicegah jika menjaga kebersihan salah satunya melalui cuci tangan menggunakan sabun secara teratur. Jika sulit mendapatkan akses air, maka bisa menggunakan cairan tangan berbasis alkohol.
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan tidak mengonsumsi makanan yang terkontaminasi atau tidak higienis, serta pastikan mencuci sayuran, merebus atau memasak makanan secara efektif untuk membunuh semua kuman.
  1. Diare bisa membuat volume urine berkurang
Orang yang diare akan menderita mencret dan berair, serta kadang disertai dengan berkurangnya buang air kecil. Selain volume urine yang berkurang, diare memicu rasa kembung, mual dan kram perut. Jika diare berlangsung lebih dari 48 jam atau mengalami demam hingga 38,5 derajat sebaiknya periksakan ke dokter karena bisa jadi tanda diare akut.
  1. Tujuan dasar pengobatan diare adalah mengembalikan pola buang air besar menjadi normal
Salah satu tujuan dasar dari orang yang kena diare adalah mengembalikan pola buang air besar menjadi normal, meski begitu seseorang juga perlu mencegah dehidrasi dengan tetap mengonsumsi cairan yang cukup baik dari air putih maupun sup.
Hal ini karena diare sangat mudah menyebabkan dehidrasi berlebihan yang merupakan salah satu gejala utama dari diare yang bisa memicu kerusakan ginjal dan ketidakseimbangan elektrolit yang bisa memicu kondisi ekstrem.

Rabu, 27 September 2017

Pengertian Sakit Maag Kronis Dan Obatnya!

Maag adalah penyakit radang selaput lendir pada lambung. Ini dapat diartikan bahwa sel-sel darah putih pindah ke dinding perut sebagai respon terhadap beberapa jenis cedera pada lambung. Maag adalah penyakit yang sangat mengganggu dan dapat menimbulkan masalah yang mengancam di kehidupan orang banyak, apabila tidak diobati sebelum terlambat.
Pada manusia, lapisan perut mengandung sel khusus yang menghasilkan asam dan enzim, yang berfungsi untuk membantu memecah makanan untuk pencernaan, dan lendir, yang melindungi lapisan perut dari asam. Ketika lapisan perut meradang, otomatis sel khusus tersebut akan menghasilkan lebih sedikit asam, enzim, dan lendir.
Pengertian Sakit Maag Kronis Dan Obatnya!
Pengertian Sakit Maag Kronis Dan Obatnya!
Maag yang tidak diatasi sejak dini akan menyebabkan maag kronis pada dasarnya maag kronis ini disebabkan oleh iritasi yang terlalu lama pada lambung , penyebab iritasi itu bisa berupa penggunaan obat anti-inflammatory drugs (NSAID), infeksi bakteri Helicobakter pylori, refluks empedu kronis atau bisa juga karena degenarasi lapisan perut (biasanya terjadi pada usia lanjut).
Adapun gejala penyakit maag yang sudah kronis adalah sebagai berikut:
  • Mual dan sering muntah agak asam. Pada kondisi berat lambung mungkin dapat mengelupas sehingga mengakibatkan muntah darah.
  • perut terasa nyeri, pedih, kembung dan sesak (sebah) pada bagian atas perut.
  • Napsu makan menurun drastis, wajah pucat, keringat dingin, pusing.
  • Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar.
  • Sulit tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut sebelah atas (ulu hati).
  • Pada radang lambung kronis gejala yang ditunjukan lebih ringan, seringkali gejala menjadi samar, seperti tidak toleran terhadap makanan pedas atau berlemak atau nyeri ringan yang akan hilang setelah makan.
Obat Penyakit Maag Kronis
Untuk mengobati maag kronis, anda dapat menggunakan bahan alami, yaitu:
  1. Daun jambu biji
Selain mengobati diare, daun jambu biji juga bisa dijadikan senjata ampuh untuk atasi sakit maag kronis. Untuk mengobai sakit maag dengan daun jambu biji, gunakan air rebusannya untuk diminum. Cara membuatnya yaitu:
  • Dengan menyiapkan jambu biji yang masih muda antara 2 genggam.
  • Kemudian rebus menggunakan air bersih sampai mendidih.
  • Minumlah ramuan daun jambu biji tersebut 3 kali sehari.
  • Minum dengan teratur agar sakit maag kronis bisa segera sembuh.
  1. Kunyit/kunir
Manfaat kunyit sebagai tanaman obat sudah lama dikenal. Kunyit juga merupakan bahan jamu yang sangat bermanfaat. Gunakanlah kunyit untuk mengatasi sakit maag kronis yang Anda derita. Caranya yaitu:
  • Parut kunyit yang telah dibersihkan.
  • Peras kunyit yang telah diparut dan dapatkan airnya.
  • Campurkan dengan air hangat dan minum sampai habis.
  • Bisa juga ditambahkan madu agar lebih nikmat.
  1. Biji pepaya
Bukan hanya daging buahnya yang bermanfaat, biji pepaya juga dapat digunakan untuk pengobatan. Cara mengobati sakit maag kronis dengan biji pepaya juga sangat mudah. Caranya yaitu dengan:
  • Biji pepaya yang disangrai terlebih dulu.
  • Kemudian tumbuk hingga halus dan seduh dengan air hangat.
  • Minum ramuan ini untuk menyembuhkan maag yang anda derita.
  1. Kedelai
Cara mengobati sakit maag kronis juga bisa dilakukan dengan biji kedelai. Kedelai memiliki kemampuan untuk tasi sakit maag bahkan yang sudah kronis. Caranya juga tak tak jauh berbeda dengan menggunakan biji pepaya.
Sangrai biji kedelai dan tumbuh halus. Seduh menggunakan air dan minum. Anda juga bisa rutin mengonsumsi tempe agar sakit maag yang diderita bisa sembuh. Konsumsi kedelai dalam bentuk tempe juga sangat baik bagi penderita maag.

Gejala Penyakit Maag Kronis Dan Pengobatannya!

Maag merupakan salah satu penyakit gangguan pencernaan yang disebabkan karena terjadinya peradangan pada organ lambung atau tukak lambung. Peradangan ini biasanya karena luka yang dapat menimbulkan rasa perih atau sakit pada ulu hati.
Maag kronis juga dapat didefinisikan sebagai gangguan pencernaan yang terjadi akibat terjadinya iritasi pada selaput lendir pada lambung yang disebabkan oleh produksi asam lambung. Gangguan maag dapat dibedakan menjadi 2, yaitu maag kronis dan juga maag akut. Dimana keduanya memiliki gejala dan penyebab yang sama.
Gejala Penyakit Maag Kronis Dan Pengobatannya!
Gejala Penyakit Maag Kronis Dan Pengobatannya!
Namun, yang membedakan keduanya adalah gejala maag kronis bisa timbul secara menahun, sedangkan maag akut memiliki gejala yang mendadak yang terjadi hanya sementara waktu dan dalam waktu yang singkat.
Gejala yang ditimbulkan maag kronis bisa bervariasi, diantaranya adalah:
  1. Timbulnya rasa nyeri pada ulu hati
Ulu hati atau yang disebut eligatrium (epigatric region) terletak pada perut atas bagian tengah. Rasa nyeri pada organ ini biasanya akan disertai dengan nyeri pada dada, penyebab dada sesak nafas, sakit yang menjalar ke bahu dan lengan, serta dapat juga disertai dengan muntah. Nyeri ulu hati merupakan salah satu gejala maag kronis.
  1. Rasa mual dan perasaan ingin muntah yang terjadi dengan intensitas yang lumayan sering
Mual merupakan perasaan yang tidak nyaman yang terjadi pada perut sebelum terjadinya muntah. Hal ini biasanya disertai dengan berkeringat, meningkatnya produksi air liur, serta terjadinya kontraksi secara ritmis pada otot-otot perut.
  1. Hilangnya nafsu makan
Seorang penderita maag kronis akan mengalami hilangnya nafsu makan pada saat rasa mual mulai muncul. Hal ini seringkali menyebabkan perut kembung, sering bersendawa, serta perubahan warna kulit menjadi pucat. Hilangnya nafsu makan akan dapat mengakibatkan penurunan berat badan pada penderita maag ini.
  1. Sakit kepala
Seorang penderita maag kronis akan mengalami gejala sakit kepala berat yang disertai dengan naiknya suhu tubuh, keluarnya keringat dingin, serta gangguan insomnia (susash tidur).
  1. Terjadinya perdarahan pada lambung
Seorang penderita maag kronis bisa saja mengalami gejala perdarahan pada organ lambung yang menjadi penyebab muntah darah dengan warna hitam pekat seperti kopi. Dan tak jarang pendarahan organ ini dapat mengakibatkan terjadinya penyebab kematian mendadak.
  1. Timbulnya luka pada mukosa lambung
Penyebab maag kronis ini karena luka pada organ lambung. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan sekresi zat asam pada lambung oleh beberapa jenis pepsin maupun mukus.
  1. Muntah darah
Bagi anda yang tidak ingin memiliki resiko yang tinggi untuk terkena dampak buruk dari penyakit gastritis, salah satu tanda dan gejala penyakit asbestosis yang harus anda ketahui dan waspadai adalah mengalami muntah darah.
Biasanya apabila seorang penderita penyakit gastritis mengalami muntah darah, maka anda harus mewaspadainya karena muntah darah menandakan kondisi penyakit gastritis sudah parah. Untuk mencegah agar anda tidak terkena dampak buruk sebaiknya segera lakukan upaya pengobatan secepatnya untuk mencegah agar tidak terkena dampak buruk.
Obat Penyakit Maag Kronis
Ada beberapa obat yang biasanya diresepkan oleh dokter, di antaranya:
- Obat penghambat histamin 2 (H2 blocker)
Obat ini mampu meredakan gejala maag dengan cara menurunkan produksi asam di dalam lambung. Salah satu contoh obat penghambat histamin 2 adalah ranitidine.
- Obat penghambat pompa proton (PPI)
Obat ini memiliki kinerja yang sama seperti penghambat histamin 2, namun lebih efektif. Salah satu contoh obat penghambat pompa proton adalah omeprazole.
- Obat antasida
Obat ini mampu meredakan gejala maag (terutama rasa nyeri) secara cepat dengan cara menetralisir asam lambung.
- Obat antibiotik
Obat ini diresepkan pada penderita maag yang kondisinya diketahui disebabkan oleh infeksi bakteri. Contoh obat antibiotik adalah amoxicillin, clarithromycin, dan metronidazole.

Tanaman Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis, termasuk Cincau

Maag adalah peradangan pada dinding lambung. Ini bukanlah penyakit, namun sebuah kondisi yang disebabkan oleh beragam faktor yang berbeda, seperti konsumsi alkohol berlebihan, stres, muntah-muntah yang kronis, atau obat-obatan tertentu. Infeksi, refluks empedu, bakteri, dan anemia pernikus juga penyebab umum dari maag lainnya.
Maag adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya asam lambung yang berlebih atau meningkatnya asam lambung sehingga mengakibatkan imflamasi atau peradangan dari mukosa lambung seperti teriris atau nyeri pada ulu hati.
Maag kronis adalah penyakit maag yang intensitasnya lebih parah dari maag biasa. Maag kronis juga bisa disebabkan akibat stress, bakteri helicobakter pylori akan menimbulkan gangguan dilambung dan usus 12 jari jika tidak diperhatikan dengan baik.
Tanaman Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis, termasuk Cincau
Tanaman Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis, termasuk Cincau 
Penyakit maag kronis dapat mengakibatkan pendarahan pada lambung, bahkan jika maag kronis di diamkan tanpa pengobatan bisa mengakibatkan kanker lambung. Bisa juga berupa luka di kerongkongan yang terasa panas terbakar, mulut pahit, dan sering bersenda. Penyakit maag kronis biasanya akan kembali kambuh bila penderita tidak perduli dengan pola makan secara teratur.
Tanaman Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis
Disekitar anda, banyak sekali tanaman yang bisa digunakan untuk mengobati maag kronis, diantaranya adalah:
  1. Kamomila (Matricaria recutita)
Di Jawa Barat, tanaman kamonila dikenal sebagai teh kembang. Dulu di Garut kamomila digunakan sebagai bahan tambahan teh hijau. Kamomila memiliki zat aktif yaitu asam hipurat yang memiliki aksi sebagai anti-inflamasi dan glisin yang dapat mengurangi kejang otot.
Kadar kedua zat aktif kamomila dalam darah tetap tinggi bahkan sampai dua minggu setelah mereka berhenti meminum teh chamomile. Hal ini menunjukkan bahwa camomile memiliki aktifitas yang bermanfaat untuk jangka waktu yang lama.
Cara untuk mengobati maag kronis dengan kamomila yaitu:
  • Sediakan 1 sendok teh bunga kamomila.
  • Air panas sebanyak 150 ml dituangkan ke dalam teh tersebut.
  • Diamkan selama 5 – 10 menit.
  • Minum ramuan tersebut.
  • Dianjurkan untuk meminumnya 3 – 4 kali sehari.
  1. Kencur (Kaempferia galanga)
Bumbu dapur yang biasa digunakan sebagai perasa seblak ini bisa digunakan untuk mengobati maag kronis. Kencur biasanya tumbuh subur di daerah dataran rendah dengan tekstur tanah yang gempur dan tidak terlalu banyak air.
Cara untuk mengobati maag kronis dengan kencur yaitu:
  • Ambil 1 jari rimpangnya.
  • Rimpang dicuci bersih dikupas.
  • Kunyah dengan garam seperlunya.
  • Sesudah halus dikunyah, kencur ditelan dan disusul dengan minum air hangat.
  • Lakukan 3 kali dalam sehari.
  1. Cincau (Cylea barbata)
Daun cincau mengandung bahan kimia berupa senyawa aktif Premnazole dan Phenyl butazone. Premnazole (alkaloid isoxazol) dari hasil isolasi daun cincau sebagai senyawa antiradang yang bisa menurunkan pembentukan tumor pada jaringan granulasi yang menyerang butir-butir dalam protoplasma (granuloma).
Phenyl butazone merupakan senyawa yang memiliki aktivitas sama dengan Premnazole dengan menurunkan kadar kelenjar adrenal dan asam askorbat (vitamin C). Berdasarkan penelitian, daun cincau berkhasiat mencegah radang dan menurunkan produksi asam lambung.
Cara untuk mengobati maag kronis dengan cincau yaitu:
  • Ambil 1 genggam daun cincau (kira-kira 80 gram berat basah).
  • Daun dicuci lalu digiling halus.
  • Remas dengan air masak seperlunya dan disaring.
  • Beri air kapur sirih seperlunya agar lekas menjadi kental.
  • Setelah menggumpal dimakan dengan air gula atau sirup.
  • Lakukan 3 kali sehari, masing-masing dengan gelas ukuran kira-kira 200 cc.

Ramuan Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis!

Maag adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Maag berasal dari bahasa Yunani yaitu gastro, yang berarti perut/lambung dan itis yang berarti inflamasi/peradangan.
Lambung pada dasarnya adalah sebuah kantung otot dimana makanan dicerna. Ketika makanan masuk ke lambung, secara bersamaan mukosa pada lambung mengeluarkan asam hidroklorida. Asam ini amat korosif sehingga paku pun dapat larut dalam cairan ini.
Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, maag dibagi menjadi dua, yaitu akut (berkembang secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (berkembang secara perlahan-lahan).
Penyakit maag yang masih awal biasa nya hanya akan menyebabkan rasa sakit pada bagian lambung, dan juga mual hingga muntah. Walaupun gejala nya hanya seperti gejala yang biasa saja, tetapi jika sudah terjadi dan merasakan nya sendiri cukup akan membuat menderita.
Terlebih jika penyakit maag telah berkembang hingga sampai pada yang parah atau maag kronis, maka penderita nya akan menderita sakit yang luar biasa, hingga bisa juga menyebabkan muntah darah.
Ramuan Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis!
Ramuan Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis!
Penyakit maag kronis dapat terjadi, jika lambung yang luka atau bermasalah di diamkan terlalu lama dan tidak diatasi dengan baik. sehingga sakit maag pada gejala awal sebaik nya langsung di tangani dengan segara.

Ramuan Herbal Untuk Penyakit Maag Kronis
Ada banyak bahan alami disekitar anda yang bisa anda buat menjadi ramuan untuk digunakan sebagai obat dari penyakit maag kronis, diantaranya adalah:
  1. Madu
Khasiat madu untuk kesehatan tidak perlu diragukan lagi, Selain dapat meningkatkan kekebalan tubuh, madu juga berkhasiat untuk melindungi lambung dari bakteri dan kuman. Sedangkan lidah buaya sama seperti kunyit yang terkandung minyak atsiri.
Selain itu zat aloebarbadiod dan aloemoedin pada lidah buaya mampu memperlancar sistem perncernaan. Dan yang pasti, kedua bahan ini mudah untuk didapat. Untuk mengobati sakit maag dengan dua bahan alami ini sebagai berikut:
  • Siapkan 500 gram lidah buaya
  • Kemudian potong dan cuci bersih hingga lendirnya hilang (cuci di air yang mengalir atau di air kran)
  • Setelah bersih, haluskan lidah buaya menggunakan blender untuk dijadikan jus
  • Kemudian tambahkan madu secukupnya.
  • Minum ramuan obat sakit maag tradisional tersebut 2 kali sehari.
  1. Kunyit
Tips mengatasi sakit maag yang pertama bisa Anda coba menggunakan kunyit. Kunyit sangat berkhasiat untuk mengobati sakit maag, sebab kunyit banyak mengandung zat aktif seperti kurkumin dan minyak atsiri. yang mampu menyembuhkan sakit maag akut, bahkan kunyit juga baik untuk mengobati maag yang kronis. Cara membuatnya adalah:
  • Siapkan kunyit yang sudah dicuci bersih sebanyak 50Gram
  • Kemudian iris kecil lalu di parut
  • Tambahkan air panas
  • kemudian peras airnya
  • Minum perasan air kunyit tersebut sebanyak 2 kali sehari sampai sakit maag sembuh.
  1. Buah alpukat dan daunnya
Alpukat yang banyak terkandung vitamin A, B komplek, E dan D juga mampu mengatasi sakit maag, Mengobati sakit maag dengan alpukat cukup mudah yakni anda hanya tinggal konsumsi alpukat secara mentah, anda juga bisa membuatnya sebagai jus.
Namun jangan tambahkan dengan Gula. Selain buahnya, ternyata daun alpukat juga efektif untuk mengatasi sakit maag kronis. Cara membuatnya seperti berikut ini:
  • Ambil 5 lembar daun alpukat kemudian rajang kecil kecil
  • Tambahkan air panas
  • Biarkan sampai air menjadi hangat dan air berubah warna
  • Kemudian minum ramuan tersebut saat masih hangat.

Inilah Proses Penyembuhan Penyakit Maag Akut!

Jangan pernah anggap sepele penyakit lambung yang juga dikenal dengan sakit maag ini. Banyak orang mengganggap gangguan ini sebagai sakit perut biasa. Padahal, jika dibiarkan bisa berakibat fatal, yakni resiko kanker.
Maag (Gastridis) berasal dari bahasa Yunani yaitu gastro, yang berarti perut/lambung dan itis yang berarti inflamasi/peradangan. Lambung pada dasarnya adalah sebuah kantung otot dimana makanan dicerna.
Ketika makanan masuk ke lambung, secara bersamaan mukosa pada lambung mengeluarkan asam hidroklorida. Asam ini amat korosif sehingga paku pun dapat larut dalam cairan ini. Maag sendiri disebabkan oleh adanya peradangan pada mukosa lambung akibat tingginya produksi asam dalam lambung.
Inilah Proses Penyembuhan Penyakit Maag Akut!
Inilah Proses Penyembuhan Penyakit Maag Akut!
Akibatnya, sejumlah keluhan akan dialami oleh penderitanya, diantaranya meliputi rasa perih di sekitar area ulu hati, perut kembung, bersendawa, sesak nafas, mual, bahkan muntah-muntah. Maag merupakan pembengkakan atau peradangandi lapisan lambung. Maag ini bisa berlangsung hanya untuk waktu singkat saja atau bisa juga untuk waktu hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Penyebab utama maag adalah bakteri yang bernama Helicobacter pylori, yang dapat ditemukan di makanan atau air yang tercemar. Bakteri juga dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. Penyebab umum lainnya adalah penggunaan obat anti-inflamatori non-steroidal (NSAID) dan konsumsi alkohol secara berlebihan, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang (seperti kokain).
Meskipun tidak umum, maag juga dapat disebabkan oleh stres, sakit, operasi, gangguan autoimun, infeksi virus, gangguan pencernaan, atau cedera parah. Penting untuk diingat dinding lambung akan menipis seiring bertambahnya usia, sehingga orang tua lebih rentan terkena maag.
Perut yang kosong ditambah dengan asupan makanan dan minuman tertentu seperti yang bercitarasa pedas, asam, kopi, dan alkohol serta kondisi pikiran yang stres, disinyalir menjadi pemicu utama timbulnya serangan maag.

Penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya maag akut maupun kronis, diantaranya meliputi aspirin, naproxen (Aleve dan Anaprox), dan ibuprofen((Advil, Motrin, dll).
Meskipun kebanyakan orang yang menderita maag akan menunjukkan gejala, sebagaian lagi tidak menunjukkan gejala sama sekali. Gejala yang umumnya muncul adalah nyeri, rasa tidak nyaman pada perut bagian atas, mual, muntah, dan gangguan pencernaan. Jika kondisi tersebut dianggap sebagai maag erosif, pasien akan mengalami kotoran yang berwarna hitam dan/atau muntah darah.
Maag dapat mengembangkan komplikasi. Meskipun langka, ada kemungkinan bahwa maag kronis dapat menyebabkan kanker lambung, terutama jika terdapat penipisan yang signifikan pada dinding lambung dan perubahan pada sel lambung. Pada kasus seperti ini, gejala kanker lambung juga muncul.

Penyembuhan Penyakit Maag Akut
Untuk menyembuhkan maag akut maka anda harus mengubah pola makan dan minum, hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya maag, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
Sebelum makan minumlah obat antasida, pola makan harus teratur dan biasakan makan 4 sehat 5 sempurna, dan hindari stress. Jika ada masalah selesaikan jangan terlalu dipikirkan terus menerus, karena dapat berakibat stress dan anda akan terserang maag akut atau penyakit maag lainnya.
Stress ini merupakan salah satu penyebab umum orang terserang maag, karena itu orang yang tinggal di kota besar seringkali mengalami penyakit ini. Ketika makan juga sebaiknya porsi diatur, jangan terlalu banyak, lebih baik sering makan namun dengan porsi kecil, jaga agar lambung tidak kosong. Jika kosong anda dapat memakan snack ringan seperti roti.

Sakit Maag Akut Apa Obatnya?

Maag adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Maag berasal dari bahasa Yunani yaitu gastro, yang berarti perut/lambung dan itis yang berarti inflamasi/peradangan.
Lambung pada dasarnya adalah sebuah kantung otot dimana makanan dicerna. Ketika makanan masuk ke lambung, secara bersamaan mukosa pada lambung mengeluarkan asam hidroklorida. Asam ini amat korosif sehingga paku pun dapat larut dalam cairan ini.
Sakit Maag Akut Apa Obatnya?
Sakit Maag Akut Apa Obatnya?
Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, maag dibagi menjadi dua, yaitu akut (berkembang secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (berkembang secara perlahan-lahan).
Lambung memiliki sel-sel penghasil asam dan enzim yang berguna untuk mencerna makanan. Untuk melindungi lapisan lambung dari kondisi radang atau pengikisan asam, sel-sel tersebut juga sekaligus menghasilkan lapisan “lendir” yang disebut mucin.
Maag dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain infeksi bakteri, pemakaian obat penghilang rasa nyeri (obat antiinflamasi non steroid) secara terus menerus, konsumsi alkohol secara berlebihan, penggunaan kokain, stress fisik, hingga autoimun, radiasi, Crohn’s disease, dan faktor lain.
Penyebab tersering dari maag adalah infeksi bakteri yaitu bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini hidup dibagian dalam mukosa lambung yang melapisi dinding lambung. Kemungkinan bakteri ini ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi bakteri ini.
Selain infeksi, obat penghilang rasa nyeri juga dapat menyebabkan maag. Golongan NSAI (Non steroid Anti Inflammatory) seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen dapat menyebabkan peradangan lambung dengan cara menghambat produksi prostaglandin melalui blokade enzim siklooksigenase.
Hal ini menyebabkan berkurangnya aliran darah dilambung, sekresi mukosa, dan asam bikarbonat sehingga menimbulkan peradangan.

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat mengikis dan mengiritasi mukosa lambung sehingga dinding lambung lebih rentan terhadap asam lambung bahkan dalam keadaan normal. Penggunaan kokain juga merusak lambung dan menyebabkan perdarahan. Konsumsi kafein berlebihan juga bisa menjadi penyebab.
Meskipun kebanyakan orang yang menderita maag akan menunjukkan gejala, sebagaian lagi tidak menunjukkan gejala sama sekali. Gejala yang umumnya muncul adalah nyeri, rasa tidak nyaman pada perut bagian atas, mual, muntah, dan gangguan pencernaan. Jika kondisi tersebut dianggap sebagai maag erosif, pasien akan mengalami kotoran yang berwarna hitam dan/atau muntah darah.
Maag dapat mengembangkan komplikasi. Meskipun langka, ada kemungkinan bahwa maag kronis dapat menyebabkan kanker lambung, terutama jika terdapat penipisan yang signifikan pada dinding lambung dan perubahan pada sel lambung. Pada kasus seperti ini, gejala kanker lambung juga muncul.

Sakit Maag Akut Apa Obatnya?
Pengobatan antibiotik dan obat-obatan yang mampu menangkal asam dapat diminum untuk maag yang disebabkan oleh Helicobacter pylori. Di samping itu, anda harus menghindari alkohol serta Ibuprofen, Naproxen, dan Aspirin selama dalam masa pengobatan, agar pengobatan yang dilakukan bisa efektif.
Anda dapat menggunakan obat-obatan di bawah ini untuk membatasi jumlah asam di dalam perut anda:
  1. Antihistamine-2 (H2): Famotidine, Cimetidine, Ranitidine dan Nizatidine
  2. Pompa penghambat proton (PPI): Omeprazole, Esomeprazole, Iansoprazole, Rabeprazole vĂ  Pantoprazole.
  3. Obat antasida. Obat ini mampu meredakan gejala maag (terutama rasa nyeri) secara cepat dengan cara menetralisir asam lambung.
  4. Obat antibiotik. Obat ini diresepkan pada penderita maag yang kondisinya diketahui disebabkan oleh infeksi bakteri. Contoh obat antibiotik adalah amoxicillin, clarithromycin, dan metronidazole.
Selain itu, anda juga dapat menggunakan cairan intravena dan obat-obatan yang dapat mengurangi asam jika maag anda memburuk.